Sekotak Permen untuk Sahabatku

Aku tengadah ke langit biru
Sang awan memanggilku
dengan siulannya yang lembut sebagai salam
Aku terkejut
And guess what!?!

Kuterima sekotak permen
“Sebagai hadiah!”, katanya
sekotak permen penuh warna-warna ceria

Kucicipi permen pertama
Warnanya hijau muda
Terasa manis dan menyegarkan

Kurasakan permen kedua
Warnanya biru terang
Ah.. hatiku jadi gembira dan tenang

Kuraih coklat ketiga
Oh.. Kelabu
Aku benci warna kelabu
Rasanya pahit di lidah

Manis, pahit,asam
Kuyakin bahwa semua itu adalah rasa kehidupan
Kuintip permen-permen yang tersisa

Swiing.. entahlah…
Tiba-tiba kuteringat sahabatku
Tak sabar rasanya bertemu dengannya
Agar aku bisa berbagi permen-permen yang tersisa
untuk merasakan gurat kehidupan
Bersamanya,
sahabatku…

by: Deena Jason

0 komentar: