Ketika lulusan dulu… ! Masih ingatkah….?

Temen2 masih ingatkah kalian waktu pengumuman kelulusan STM dulu….? Berbondong-bondong siswa kelas 3 besrta orang tuanya datang kesekolah untuk mengambil pengumuman kelulusan. Ketika itu masing-masing dari kita berdebar-debar jantungnya, takut antara lulus dan tidak, saya yakin temen-temen semua mengalami hal seperti itu.
Sejam sebelum acara pembagian oengumuman kelulusan dibagikan temen-temen sudah pada datang kesekolah, mngkin karena ingin segera mengetahui hasil belajarnya selama 3 tahun, yakni lu;lus atau tidak lulus. Dan akhirnya waktu itupun datang. Para guru-guru wali kelas sudah mulai memasuki kelas masing-masing untuk memberikan pengarahan terlebih dahulu untuk orang tua siswa, setelah pengarahan selesai tibalah saat pengumumannya. Orang tua siswa dipanggil satu per satu untuk diberi selembar kertas putih yangbertuliskan LULUS dan TIDAK LULUS, dan ketika satu persatu orang tua siswa keluar, dengan membawa ssecarik kertas tersebut, secara spontan langsung diminta oleh anaknya, dan setelah dibuka bertuliskan LULUS,,,,,Alhamdulillah, temen-temen langsung pada teriak-teriak, yang menandakan kegembiraannya.
Semakin berjalannya waktu semakin banyak pula dari temen-temen yang sudah mengetahui kelulusannya. Pada peristiwa ini ada juga yang mengharukan ketika salah satu dari temen kita saking terharunya dia yak kuasa menahan tangis, dia menangis di pelukan temen-temen semua. Memang suasana yang mengharukan.
Setelah selesai ritual pembagian pengumuman, para siswa SMK SAKTI Gemolong, terjadi peristiwa yang mengejutkan lagi yaitu seluruh siswa kelas 3 berbaris rapi menyalami bapak dan ibu guru SMK SAKTI Gemolong, dan bahkan tidak hanya menyalami, mereka cium tangan bapak ibu guru sebagai rasa sayang dan terima kasih mereka. Betapa indahnya saat-saat itu……
Setelah selesai temen-temen pada ngumpul didepan rumahnya hesti (biasalah temen2 pada pengen rayain kemenangan mereka…he…he..), lalu ada anak SMA lain yang datang bawa motor pada wer-weran, setelah mereka pergi eh….. malah anak2 MOA yang kena batunya, polisi datang untuk segera mengkondisikan supaya tidak buat keramaian. Padahal buakn kami yang wer-weran,anak2 spontan temen2 pada sembunyi dirumah hesti dan kabur. Mungkin pada takut kalau ada apa2 gitu. He…he… tapi nggak ada ynag diapa2in koq, semua aman.kan kita nggak buat kerusuhan atau semacamnya. Lalu temen2 pada pulang…..
Memang peristiwa itu tidak akan pernah hilang sepanjang masa. Sebuah sejarah masa2 SMK yang tidak akan bisa terulang lagi. Sekarang temen sudah pada berpencar kemana-mana, ada yang dikalimantan, Jakarta, solo, Surabaya, dsb. Semoga sedikit kidah tadi bisa mengingatkan kembali pada kita tentang masa STM dulu.

0 komentar: